makalah kel.5

PENGANTAR TEKNOLOGI INFORMASI

INTERNET &  WWW

DAN

INFRASTRUKTUR INFORMASI

Dosen : Nahot Frastian, S.Kom

 

 

Di Susun oleh :

Suparta

Rahmat Hidayat

 

 

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA

UNIVERSITAS INDRAPRASTA PGRI

2012

 


KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufiq dan hidayah-Nya serta senantiasa memberikan kekuatan lahir dan batin kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul : Internet, WWW (World Wide Web) dan Infrastruktur Informasi.

Shalawat dan salam semoga tercurahkan kepada Nabi Besar kita Muhammad SAW yang telah membimbing umat manusia dari jalan kegelapan menuju jalan yang penuh dengan limpahan rahmat dan karunia Allah SWT seperti sekarang ini.

 

Kami menyadari bahwa dalam usaha penyusunan makalah ini masih banyak kelemahan dan kekurangan, maka dari itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan dari para pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

 

Semoga makalah ini bermanfaat, khususnya bagi kami (penyusun) dan umumnya bagi pembaca.

 

Jakarta,  Oktober 2012

 

Kelompok. V

 

 

DAFTAR ISI

 

Kata Pengantar ……………………………………………………………………………..      i

Daftar Isi ……………………………………………………………………………………….      ii

INTERNET dan WWW…………………………………………………………………      1

  • INTERNET (Jaringan dari Jaringan) ……………………………………….      1
  • Aplikasi Internet …………………………………………………………………..      5
  • Internet dalam Jaringan Dunia Luas dan Perkembangannya ……….      9

 

INFRASTRUKTUR dan INFORMASI ………………………………………….      12

  • Aplikasi dan perkembangan Internet ……………………………………….      12
  • Internet dan Generasinya yang akan Datang …………………………….      15
  • Cyberspace …………………………………………………………………………..      22
  • Masalah Internet …………………………………………………………………..      28

Daftar Pustaka ………………………………………………………………………………..      35

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


INTERNET dan WWW

  • Internet

Internet (Interconnected Network) merupakan jaringan (Network) komputer yang terdiri dari ribuan jaringan komputer independen yang dihubungkan satu dengan yang lainnya. Jaringan komputer ini dapat terdiri dari lembaga pendidikan, pemerintahan, militer, organisasi bisnis dan organisasi-organisasi lainnya. Internet atau nama pendeknya Net merupakan jaringan komputer yang terbesar didunia. Sampai saat ini. Internet sudah menghubungkan lebih dari 100.000 jaringan komputer dengan pemakai lebih dari 100 juta orang.

 

Awal mula internet adalah jaringan komputer untuk sistem pertahanan yang dikembangkan oleh Departement Pertahanan Amerika Serikat. Proyek jaringan ini diberi nama Advanced Reasearch Project Agency (ARPA). Jaringan komputer ini kemudian diberi nama APARNET. Pada tahun 1969, para ahli ilmu pengetahuan memikirkan untuk membuat suatu jaringan komputer yang dapat menghubungkan mereka untuk dapat berkomunikasi satu dengan lainnya. Departement Pertahanan Amerika Serikat kemudian menjadi sponsor untuk melibatkan jaringan ini kedalam APARNET. Demonstrasi pertama dari APARNET ini menghubungkan komputer di University of California at Los Angeles (UCLA) dengan komputer di Stanford University. Pada tahun 1971, jaringan APARNET sudah melibatkan 20 situs (sites) termasuk Massachusets Institute of Tecnology (MIT) dan Harvad University. Pada tahun 1981 jumlah situs yang tergabung didalam APARNET sudah mencapai 200 situs. APARNET berkembang dengan sangat cepatnya , tidak hanya melibatkan jaringan antara universitas-universitas saja, tetapi juga melibatkan organisasi-organisasi lainnya diseluruh dunia. Di tahun 1983, karena sistem ini sudah menghubungkan banyak sekali jaringan-jaringan diseluruh dunia, maka mulai dikenal dengan nama Internet.

 

 

Ada beberapa cara untuk menghubungkan ke internet.

  1. Menghubungkan ke internet lewat penyedia jasa internet (Internet service provider). Cara ini dilakukan dengan menjadi anggota yang ditawarkan oleh service provider (misalnya Wasantara, idola dan lain sebagainya). Dengan menjadi anggota (baisanya dikenakan biaya bulanan). Pelanggan akan diberi nomor telpon yang dapat dihubungi untuk menghubungkan komputer pelanggan ke jaringan di service provider, identitas pemakai (user-id atau account) dan password (yang dapat disesuaikan oleh pemakai). Untuk dapat menggunakan protokol yang digunakan di intenet yaitu TCP/IP (Tranmission Control Protocol/Internet Protocol). Melalui perangkat lunak ini, pemakaidapat melakukan koneksi melalui saluran telpon (dial-up connection). Jika sudah terkoneksi, maka pemakai sudah masuk ke Internet.

 

  1. Menghubungkan ke internet lewat penyedia jasa infomasi.

Penyedia jasa infomasi yang terkenal di Amerika Serikat adalah American Online dan Prodigy. Penyedia jasa informasi ini menyediakan bermacam-macam infomasi yang terbaru seperti tentang informasi olahraga, berita-berita, perbelanjaan, permainan dan lainnya yang dikemas dalam bentuk menu yang mudah dipilih. Karena populernya internet, penyedia jasa informasi ini juga menyediakan fasilitas untuk mennghubungkan ke jaringan Internet. Seperti halnya dengan Internet provider, pemakai jasa inidikenakan biaya langganan.

 

  1. Menghubungkan ke internet secara langsung.

Hubungan secara langsung ke internet dapat dilakukan dengan membuat jaringan LAN (Local Area Network) yang dihubungkan ke internet host. Selanjutnya komputer-komputer pemakai internet dihubungkan dengan LAN tersebut. Hubungan langsung ini biasanya dilakukan oleh institusi-institusi (misalnya perusahaan atau perguruan tinggi) yang mempunyai banyak terminal yang diinginkan untuk dapat mengakses ke jaringan Internet. Untuk hubungan langsung ini diperlukan IP (IP addres) yang dapat diperoleh dan didaftarkan ke Internet Network Information Center.

Pemakai Internet mengirim atau menerima e-mail dan berinteraksi dengan jaringan-jaringan lainnya di internet lewat alamat internet. Alamat dari internet terdiri dari dua bagian, yaitu identifikasi pemakai dan nama domain yang keduanya dipisahkan dengan huruf’@’ sebagai berikut:

Identitaspemakai@namadomain

 

Misalnya alamat Internet jog@feugm.ac.id menunujukan jogi adalah identifikasi pemakai dan feugm.ac.id menunujukan nama domain berupa pengenal host. Nama pengenal host ini menunujukan identitas dari jaringan lokal, yaitu feugm.ac dan negara letaknya, yaitu id yang menunjukan negara indonesia. Kode negara yang lainnya misalnya adalah ca (Canada), jp (Jepang), au (Australia), it (Italia), at (Austria), no (Norwegia), fr (Prancis) dan lain sebagainya. Selain menunujukan negara asal, pengenal host juga seting menunjukan jenis dari institusinya.

 

WWW

World Wide Web yang dikenal juga dengan nama the web atau WWW atau W3 dikembangkan pada tahun 1990 di CERN (Laboratorium Fisika Partikel) di Swiss. Informasi di WWW dapat ditampilkan dalam bentuk multimedia yang berupa grafik, suara, video disamping tulisan teks.

 

Seseorang yang ingin menggunakan WWW memerlukan suatu program yang disebut dengan browser. Browser ini akan melakukan komunikasi dengan server penyedia informasi menggunkan protokol yang standar, yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP).

 

Mosaic merupakan browser internet yang pertama yang dikembangkan. Mosaic sudah menggunakan konsep GUI. Mosaic dikembangkan oleh the National Center for Supercomputer Applications (NCSA). Mosaic merupakan browser yang gratis. Pembuat awal Mosaic kemudian mendirikan perusahaan sendiri dan memperkenalkan browser yang baru, yaitu Netscape Navigator yang sangat populer dan banyak digunakan. Karena populernya Internet, pihak microsoft juga memperkenalkan sebuah browser yang dimasukan sebagai bagian dari sistem operasi Windows. Browser ini dikenal dengan nama Microsoft Internet Eksplorer yang sebenarnya merupakan pengembangan dari Mosaic yang dilisensi oleh Microsoft. Browser lainnya yang tersedia misalnya adalah Spyglass Mosaic,Cello, Netcom Netcruiser dan IBM Explorer.

 

 

  • Aplikasi Internet

Aplikasi internet adalah Software, misalnya Mailing List, E-mail, News Group, File Transfer Protocol (FTP), Gopher, Telnet, Talk, Chat and Iphone, dll. Semenjak pengguna komputer terutama internet di dunia meningkat tajam, perusahaan yang terkait dengan tekhnologi komputer dan komunikasi mulai berlomba-lomba meluncurkan bermacam-macam aplikasi sesuai dengan permintaan pasar. Aplikasi – aplikasi tersebut beberapa disediakan secara bebas dan tidak sedikit pula yang mengharuskan penggunanya untuk membayar.

Berikut ini adalah pengertian dan definisi aplikasi:

 

# HENDRAYUDI

Aplikasi adalah kumpulan perintah program yang dibuat untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu (khusus).

 

# ALI ZAKI & SMITDEV COMMUNITY

Aplikasi adalah komponen yang berguna melakukan pengolahan data meupun kegiatan-kegiatan seperti pembuatan dokumen atau pengolahan data

Aplikasi adalah bagian PC yang berinteraksi langsung dengan user. Aplikasi berjalan di atas sistem operasi, sehingga agar aplikasi bisa diaktifkan, kita perlu melakukan instalasi sistem operasi terlebih dahulu

 

# HENGKY W. PRAMANA

Aplikasi adalah satu unit perangkat lunak yang dibuat untuk melayani kebutuhan akan beberapa aktivitas seperti sistem perniagaan, game, pelayanan masyarakat, periklanan, atau semua proses yang hampir dilakukan manusia

 

# HARIP SANTOSO

Aplikasi adalah suatu kelompok file (form, class, report) yang bertujuan untuk melakukan aktivitas tertentu yang saling terkait, misalnya aplikasi payroll, aplikasi fixed asset, dll

 

# IBISA

Aplikasi adalah alat bantu untuk mempermudah dan mempercepat proses pekerjaan dan bukan merupakan beban bagi para penggunanya

 

# YUHEFIZAR

Aplikasi merupakan program yang dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pengguna dalam menjalankan pekerjaan tertentu

 

# RACHMAD HAKIM. S

Aplikasi merupakan perangkat lunak yang digunakan untuk tujuan tertentu, seperti mengolah dokumen, mengatur Windows &, permainan (game), dan sebagainya

 

# R. EKO. I & DJOKOPRAN

Aplikasi merupakan proses atau prosedur aliran data dalam infrastruktur teknologi informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pengambil keputusan yang sesuai dengan jenjang dan kebutuhan (relevan)

 

# PUNTODEWO, A & DEWI, S

Aplikasi adalah direktori yang berisi file-file data yang disediakan untuk digunakan dalam proses aplikasi

 

Pengertian definisi aplikasi

  1. E-mail

E-mail atau electronic mail adalah fasilitas Internet yang memungkinkan seseorang mengirim dan menerima surat yang ditransmisikan secara elektronik. E-mail ini populer karena mempunyai banyak kelebihan sebagai berikut ini. Surat yang dikirim lewat e-mail akan dikirim dengan proses waktu yang relatif lebih cepat dibanding lewat pos manual. Tidak ada biaya pengiriman tambahan selain hanya biaya penggunaan Internetnya. Kelebihan lainnya adalah surat yang dikirim lewat e-mail kemungkinan hilangnya sangat kecil.

Karena e-mail sangat populer sekarang ini, banyak kreativitas muncul didalam penulisan di e-mail. Salah satunya adalah apa yang di sebut dengan emoticon, yaitu pernyataan yang dibentuk dari beberapa karakter yang menunjukan perasaan atau emosi seseorang yang menulisnya.

 

  1. Mailing List

Aplikasi mailing list adalah perkembangan dari e-mail. Seseorang yang sudah mempunyai e-mail dapat berlangganan berita atau informasi-informasi lain dari suatu topik yang tertentu. Untuk keperluan ini, maka penerima e-mail harus mendaftarkan ke orang atau organisasi yang akan menyebarkan berita tersebut supaya alamat e-mailnya tercatat di daftar yang akan dikirimi berita. Pendaftaran diri ini umumnya harus dilakukan melalui e-mail.

 

  1. News Group

News group merupakan aplikasi Internet yang berupa electronic bulletin board, yaitu grup-grup diskusi lewat internet.

 

  1. File Transfer Protocol (FTP)

Aplikasi ini memungkinkan pengguna internet untuk melakukan download (mengambil) file dari internet. Ribuan situs FTP menawarkan banyak file yang dapat di download. File-file yang dapat di download dapat berupa file-file yang berisi game, foto atau gambar-gambar, peta, artikel-artikel, utiliti-utiliti program aplikasi dan yang lainnya.

 

  1. Gopher

Aplikasi Gopher pertama kali di kembangkan di University of Minessota. Aplikasi Gopher ini menyediakan pilihan berupa menu-menu yang memudahkan pemakai untuk mencari suatu informasi.

 

  1. Telnet

Fasilitas Telnet memungkinkan seseorang menghubungkan dan memakai komputer  dari jarak jauh. Dengan menghubungkan diri ke komputer lain yang berjarak jauh lewat fasilitas Telnet ini akan menjadikan PC anda sebuah terminal yang mengakses komputer tersebut secara langsung.

 

  1. Talk,Chat and Iphone

Talk,Chat and Iphone memungkinkan pemakai Internet untuk berkomunikasi secara langsung. Berbeda dengan e-mail yang merupakan komunikasi satu arah bergantian, yaitu seorang mengirim e-mail dan yang lainnya menerima secara bergantian, fasilitas Talk, Chat dan Iphone memungkinkan untuk berkomunikasi dua arah secara interaktif. Talk di gunakan untuk berkomunikasi antara dua pihak dan Chat di gunakan untuk berkomunikasi dalam satu grup yang melibatkan banyak pihak, jika Talk and Chat menggunakan komunikasi secara tertulis dengan cara pengetikan lewat keyboard dan di tampilkan di layar monitor, Iphone merupakan komunikasi dengan suara atau video. Iphone atau Internet phone merupakan komunikasi di Internet layaknya komunikasi telpon, yaitu dengan menggunakan media suara. Untuk komunikasi suara ini, maka PC anda membutuhkan speaker dan mikropon. Iphone juga mendukung komunikasi video, layaknya seperti komunikasi teleconference. Untuk komunikasi video ini, maka PC anda selain membutuhkan layar monitor untuk menampilkan video yang akan dikirimkan. Iphone dapat menggunakan komunikasi lewat telpon. Komunikasi Iphone ini hanya membutuhkan pulsa telpon lokal saja, yaitu pulsa lokal ke penyedia jasa internet, walaupun komunikasi dilakukan antar benua kelebihan lain dari Iphone adalah video ekspresi wajah lawan bicara dapat di tampilkan serentak.

 

  1. World Wide Web

World Wide Web yang dikenal juga dengan nama the web atau WWW atau W3 dikembangkan pada tahun 1990 di CERN (Laboratorium Fisika Partikel) di Swiss. Dua hal khusus yang membedakan WWW dengan yang lainnya, yaitu sebagai berikut ini:

  1. Informasi di WWW dapat ditampilkan dalam bentuk multimedia yang berupa grafik, suara, video disamping tulisan teks (Bandingkan dengan Gopher yang menyediakan menu dalam bentuk teks).
  2. Informasi yang di tampilkan di WWW dapat menghubungkan (link) ke informasi atau dokumen (home page) atau alamat Internet lainya lewat hypertext. Hypertext merupakan teks yang ditampilkan dengan font yang berbeda (misalnya dengan hurup miring, lebih terang dan di garis bawahi). Dokumen yang berisi hypertextdibuat dengan menggunakan Hyper Text Markup Languange (HTML).

 

Ø  Internet Dalam Jaringan Dunia Luas dan Perkembangannya

 

Internet dideskripsikan sebagai sebuah jaringan dari jaringan-jaringan, yang menggabungkan komputer pemerintah, universitas dan pribadi bersama-sama dan menyediakan infrastruktur untuk penggunaan e-mail, bulletin, penerimaan file, dokumen hypertext, basis data hingga sumber-sumber komputer lainnya. Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960. Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.

 

Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer. Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah Universitas of California at Los Angeles (UCLA).

Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet yang diberi nama TCP (Transmission Control Protoco) dan IP (Internet Protocol).

 

Perkembangan Internet

Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

 

Di samping manfaat-manfaat di atas, internet juga memiliki efek negatif dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.

 

Internet di Indonesia

Sejarah internet Indonesia dimulai pada awal tahun 1990-an. Saat itu jaringan internet di Indonesia lebih dikenal sebagai paguyuban network, dimana semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa di antara para pelakunya. Agak berbeda dengan suasana Internet Indonesia pada perkembangannya kemudian yang terasa lebih komersial dan individual di sebagian aktivitasnya, terutama yang melibatkan perdagangan Internet. Sejak 1988, ada pengguna awal Internet di Indonesia yang memanfaatkan CIX (Inggris) dan Compuserve (AS) untuk mengakses internet.

Berdasarkan catatan whois ARIN dan APNIC, protokol Internet (IP) pertama dari Indonesia, UI-NETLAB (192.41.206/24) didaftarkan oleh Universitas Indonesia pada 24 Juni 1988. RMS Ibrahim, Suryono Adisoemarta, Muhammad Ihsan, Robby Soebiakto, Putu, Firman Siregar, Adi Indrayanto, dan Onno W. Purbo merupakan beberapa nama-nama legendaris di awal pembangunan Internet Indonesia di tahun 1992 hingga 1994. Masing-masing personal telah mengontribusikan keahlian dan dedikasinya dalam membangun cuplikan-cuplikan sejarah jaringan komputer di Indonesia.

Di sekitar tahun 1994 mulai beroperasi IndoNet yang dipimpin oleh Sanjaya. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia. Pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui tentang celah-celah bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia. Sambungan awal ke Internet dilakukan menggunakan dial-up oleh IndoNet, sebuah langkah yang cukup nekat barangkali. Lokasi IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI, kebetulan ayah Sanjaya adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet mula-mula memakai mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine pada server AIX.

 

Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di AS, maka pemakai Internet di Indonesia bisa akses Internet (HTTP).

 

Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu & lainnya saling menunjang membuahkan masyarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama seperti warta-e-commerce@egroups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id & i2bc@egroups.com.


 

INFRASTRUKTUR INFORMASI

 

  • Aplikasi dan Perkembangan Internet

Internet berawal dari diciptakannya teknologi jaringan komputer sekitar tahun 1960. Apa sebenarnya jaringan komputer itu ? Jaringan komputer adalah beberapa komputer terhubung satu sama lain dengan memakai kabel dalam satu lokasi, misalnya dalam satu kantor atau gedung. Jaringan komputer ini berfungsi agar pengguna komputer bisa bertukar informasi dan data dengan pengguna komputer lainnya.

 

Pada awal diciptakannya, jaringan komputer dimanfaatkan oleh angkatan bersenjata Amerika untuk mengembangkan senjata nuklir. Amerika khawatir jika negaranya diserang maka komunikasi menjadi lumpuh. Untuk itulah mereka mencoba komunikasi dan menukar informasi melalui jaringan komputer.

 

Setelah angkatan bersenjata Amerika, dunia pendidikan pun merasa sangat perlu mempelajari dan mengembangkan jaringan komputer. Salah satunya adalah Universitas of California at Los Angeles (UCLA). Akhirnya tahun 1970 internet banyak digunakan di unversitas-universitas di Amerika dan berkembang pesat sampai saat ini. Agar para pengguna komputer dengan merek dan tipe berlainan dapat saling berhubungan, maka para ahli membuat sebuah protokol (semacam bahasa) yang sama untuk dipakai di internet. Namanya TCP (Transmission Control Protocol, bahasa Indonesianya Protokol Pengendali Transmisi) dan IP (Internet Protocol).

 

Internet memiliki kemampuan untuk : e-mail (surat-menyurat elektronik), usenet newsgroup (kelompok diskusi online), listserv ( diskusi menggunakan e-mail mailing list server), chatting, telnet (masuk ke komputer tertentu dalam jaringan dan bekerja pada komputer tersebut), FTP (File Transfer Protocol), gophers (menempatkan informasi yang disimpan pada internet server dengan menggunakan hierarki menu), dan www (World Wide Web) ini semakin hari semakin diminati masyarakat luas untuk berbagai kepentingan (Laudon and Laudon, 2000). Dengan memiliki jaringan telepon dan seperangkat PC (Personal Computer) dilengkapi modem kita pun bisa menikmati fasilitas internet menggunakan jasa Internet Service Provider (ISP). Di Indonesia sendiri sekarang terdapat sekitar 90 PJI (Penyelenggara Jasa Intertnet).

 

Internet memiliki peran yang sangat strategis dalam kehidupan di era informasi seperti sekarang ini. Umumnya masyarakat mengakses internet untuk beberapa kepentingan, antara lain :

  1. Mengakses informasi/berita di berbagai bidang,
  2. Surat-menyurat elektronik melalui e-mail,
  3. Melakukan transaksi bisnis / perdagangan (e-commerce / valas trading),
  4. Memasarkan produk (promosi),
  5. Mencari data ilmiah, artikel, dan yang semacamnya,
  6. Chatting,
  7. 7.      Dan masih banyak lagi.

 

Internet Saat Ini

Tahun 1989, Timothy Berners-Lee, ahli komputer dari Inggris menciptakan World Wide Web yaitu semacam program yang memungkinkan suara, gambar, film, musik ditampilkan dalam internet. Karena penemuan inilah internet menjadi lebih menarik tampilannya dan sangat bervariasi. Dahulu internet hanya dapat digunakan oleh kalangan tertentu dan dengan komponen tertentu saja. Tetapi saat ini orang yang berada dirumah pun bisa terhubung ke internet dengan menggunakan modem dan jaringan telepon. Selain itu, Internet banyak digunakan oleh perusahaan, lembaga pendidikan, lembaga pemerintahan, lembaga militer di seluruh dunia untuk memberikan informasi kepada masyarakat.

 


 

Di samping manfaat-manfaat di atas, internet juga memiliki efek negatif dikarenakan terlalu bebasnya informasi yang ada di internet. Sehingga memungkinkan anak-anak melihat berbagai hal yang tidak pantas untuk dilihat ataupun dibaca.

 

Perkembangan Internet yang Terpenting

  1. 1.      Perkembangan besar Internet pertama adalah penemuan terpenting ARPA yaitu packet switching pada tahun 1960. Packet switching adalah pengiriman pesan yang dapat dipecah dalam paket-paket kecil yang masing-masing paketnya dapat melalui berbagai alternatif jalur jika salahsatu jalur rusak untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Packet switching juga memungkinkan jaringan dapat digunakan secara bersamaan untuk melakukan banyak koneksi, berbeda dengan jalur telepon yang memerlukan jalur khusus untuk melakukan koneksi. Maka ketika ARPANET menjadi jaringan komputer nasional di Amerika Serikat pada 1969, packet switching digunakan secara menyeluruh sebagai metode komunikasinya menggantikan circuit switching yang digunakan pada sambungan telepon publik.

 

  1. Perkembangan besar Internet kedua yang dicatat pada sejarah internet adalah pengembangan lapisan protokol jaringan yang terkenal karena paling banyak digunakan sekarang yaitu TCP/IP (Transmission Control Protocol/ Internet Protocol). Protokol adalah suatu kumpulan aturan untuk berhubungan antarjaringan. Protokol ini dikembangkan oleh Robert Kahn dan Vinton Cerf pada tahun 1974. Dengan protokol yang standar dan disepakati secara luas, maka jaringan lokal yang tersebar di berbagai tempat dapat saling terhubung membentuk jaringan raksasa bahkan sekarang ini menjangkau seluruh dunia. Jaringan dengan menggunakan protokol internet inilah yang sering disebut sebagai jaringan internet. Jaringan ARPANET menjadi semakin besar sejak saat itu dan mulai dikelola oleh pihak swasta pada tahun 1984, maka semakin banyak universitas tergabung dan mulailah perusahaan komersial masuk. Protokol TCP/IP menjadi protokol umum yang disepakati sehingga dapat saling berkomunikasi pada jaringan internet ini.

 

  1. Perkembangan besar Internet ketiga adalah terbangunnya aplikasi World Wide Web pada tahun 1990 oleh Tim Berners-Lee. Aplikasi World Wide Web (WWW) ini menjadi konten yang dinanti semua pengguna internet. WWW membuat semua pengguna dapat saling berbagi bermacam-macam aplikasi dan konten, serta saling mengaitkan materi-materi yang tersebar di internet. Sejak saat itu pertumbuhan pengguna internet meroket. 

 

  • Internet dan Generasinya yang Akan Datang

Perkembangan internet kian hari kian bertambah, baik dari sisi pengguna sampai dengan kecanggihan teknologi yang ditawarkan. Lalu, seperti apakah internet pada sepuluh tahun yang akan datang?

 

Jika melihat dari belakang, situs adalah tentunya sama sekali berbeda sekarang dibanding tahun 2000. Bahkan sangat berbeda dengan apa yang terjadi 40 tahun lalu, ketika pertama kali diciptakan.

 

Di masa depan, tentunya perubahan akan banyak terjadi lagi. Beberapa pengamat, yang dirangkum PC Advisor, Sabtu (9/1/2010) mencoba menerawang seperti apa internet dalam satu dekade kedepan.

  1. Banyak orang akan menggunakan internet

Sampai saat ini menurut Internet World Stats mencatat internet telah mencapai 1,7 miliar pengguna, dengan jumlah penduduk dunia 6,7 miliar orang.

 

National Science Foundation memprediksi bahwa Internet akan memiliki hampir lima miliar pengguna pada saat itu. Namun, scaling terus menjadi masalah bagi arsitektur internet di masa depan.

  1. Internet akan meningkat di negara berkembang

Sebagian besar pertumbuhan web selama 10 tahun akan datang dari negara-negara berkembang.

 

Menurut Internet World Stats daerah dengan tingkat penetrasi terendah adalah Afrika (6,8 persen), Asia (19,4 persen) dan Timur Tengah (28,3 persen). Sebaliknya, Amerika Utara memiliki tingkat penetrasi 74,2 persen.

 

Trend ini internet pada tahun 2020 tidak hanya akan menjangkau lebih banyak lokasi terpencil di seluruh dunia, tetapi juga akan mendukung lebih banyak bahasa dan skrip non-ASCII.

 

  1. Internet akan menjadi jaringan hal, bukan komputer

Sebagai infrastruktur lebih kritis akan terhubung ke internet, web ini diharapkan dapat menjadi perangkat jaringan daripada jaringan komputer.

 

Internet memiliki sekitar 575 juta host komputer yang, menurut CIA World Factbook 2009. Tetapi NSF mengharapkan milyaran sensor pada bangunan dan jembatan akan terhubung ke internet untuk menggunakan seperti listrik dan keamanan sebagai pemantauan.

 

Pada tahun 2020, itu diharapkan bahwa jumlah net-sensor akan terhubung lipat lebih besar dari jumlah pengguna.

 

 

 

 

  1. Data Internet akan mencapai exabyte, mungkin zettabytes.

Para peneliti telah menciptakan istilah ‘exaflood’ untuk merujuk pada peningkatan cepat jumlah data, terutama gambar dan video kualitas tinggi ditransfer melalui internet.

Cisco memperkirakan bahwa perdagangan global akan tumbuh 44exabytes per bulan pada tahun 2012 – lebih dari dua kali lipat seperti sekarang ini.

 

Penyedia konten seperti Google menciptakan konten ini daripada Tier 1 ISP. Pergeseran ini mendorong minat kembali Architecting internet menjadi jaringan konten-sentris, bukan jaringan transportasi.

 

Visi Internet Masa Depan

Dalam World Economic Forum yang digelar di Swiss beberapa waktu lalu, dibahas mengenai peran internet dalam lima tahun mendatang. Forum yang juga dihadiri oleh Chairman Microsoft, Bill Gates ini seakan ingin menunjukkan kedigdayaan dari kekuatan internet di dunia. “Dalam lima tahun mendatang, internet diperkirakan akan mengubah peran televisi” demikian pernyataan Bill Gates. Sebuah tantangan tersendiri bagi dunia pertelevisian, mengingat makin maraknya konten video online, penggabungan fungsi PC dan akses internet yang berkecepatan tinggi. Bill Gates melanjutkan, “Saya terperanjat mengetahui konsumen mulai berangsur tidak menonton melalui pesawat televisi lagi dan mungkin lima tahun lagi orang akan menertawakannya.” Dulu Bill Gates pernah mengemukakan bahwa PC akan mengisi di setiap rumah di dunia…, dan hal itu sekarang telah menjadi kenyataan. Kini apakah pernyataan Bill Gates akan menjadi kenyataan kembali? Kita tunggu jawabannya 5 tahun mendatang (www.andriewongso.com, 31 Januari 2007).

 

Pernyataan Bill Gates di atas sangat beralasan melihat perkembangan internet dewasa ini. Maka dari itu, penulis ingin memimpikan suatu hari nanti di Indonesia, alangkah indahnya jika internet bisa diakses di setiap rumah tanpa harus menggunakan kabel telepon dan dengan biaya yang murah. Sebagaimana halnya dengan pemakain hanphone saat ini, demikian juga hendaknya dengan internet. Walaupun sekarang sudah ada fasilitas internet seperti itu, namun yang bisa menikmati hanya beberapa persen dari masyarakat kita dan tentunya dari kalangan tertentu saja.

 

Bila perusahaan-perusahaan telekomunikasi nasional bisa mewujudkan sebuah karya dimana internet bisa diakses di setiap rumah di Indonesia dengan mudah dan murah, maka efeknya akan sangat dahsyat bagi masyarakat. Dengan bekerjasama dengan perusahaan produsen PC, kemudian berkolaborasi menciptakan, mengembangkan dan memasarkan produk super inovatif, “Paket PC plus Internet” berbasis teknologi satelit kepada seluruh lapisan masyarakat, maka akan menciptakan sebuah fenomena baru di dunia teknologi informasi Indonesia. Selain akan meningkatkan kecerdasan masyarakat karena masyarakat akan menjadi semakin melek teknologi dan informasi, juga akan menciptakan ladang bisnis baru seperti kursus komputer, kursus internet, jasa servis komputer, jasa periklanan dunia maya, dan lain-lain. Dan yang terutama harus direalisasikan adalah penyediaan komputer murah dengan sasaran pasar kalangan menengah ke bawah. Dalam beberapa tahun terakhir, hanphone telah memasyarakat hingga ke seluruh pelosok negeri, sekarang tiba giliran internet. Why not?

 

Seandainya semua itu bisa terwujud, maka kita bisa mengakses informasi apapun yang kita perlukan dari rumah, berkirim e-mail antar rumah, chatting dengan tetangga dan teman, belajar kelompok online, barter data/informasi, melakukan transaksi jual beli kebutuhan rumah tangga online, tading valas, e-commerce, mengakses berita di seluruh penjuru dunia, melakukan survei online, berkomunikasi dengan netter di berbagai belahan dunia, dan hal lain yang akan sangat memudahkan kita dalam kehidupan. Dengan begitu, dunia akan terasa makin kecil dan petualangan di dunia maya akan menjadi sebuah petualangan paling mengasyikkan bagi siapapun.

 

Bagi praktisi bisnis, dengan beriklan di internet yang telah merakyat tentunya akan sangat efektif dan efisien. Praktisi pendidikan juga akan sangat diuntungkan untuk keperluah pencarian data, makalah ilmiah, dan informasi kependidikan global. Begitu juga dengan lembaga lain yang membutuhkan sosialisasi kepada masyarakat.

 

Dan akan sangat menakjubkan bila lembaga pendidikan kita dari tingkat SD sampai tingkat Perguruan Tinggi bisa memiliki akses internet yang bisa dimanfaatkan untuk para guru dan siswanya. Mereka bisa melakukan pembelajaran jarak jauh online, cerdas cermat online, ujian negara online, atau terobosan baru lainnya yang bisa mewujudkan Genius Learning Strategy, sehingga mutu pendidikan di Indonesia bisa meningkat menjadi yang terbaik di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia. Tidak seperti sekarang, hampir di urutan terbawah di Asia Tenggara. Sungguh memprihatinkan!

Efek Negatif Yang Harus Diantisipasi

Seperti kita ketahui, selain memiliki berbagai manfaat yang menguntungkan, internet juga meiliki dampak negatif yang membahayakan dan harus mendapat antisipasi yang serius.

 

Di internet bisa kita jumpai ribuan situs pornografi yang menyajikan berbagai gambar dan produk porno yang bisa diakses dengan mudah. Hal ini tentunya akan sangat berbahaya karena akan merusak pikiran dan moral masyarakat, terutama generasi muda kita yang menjadi penerus eksistensi bangsa. Sudah banyak kasus memalukan yang terjadi pada generasi muda kita sebagai efek negatif dari hal tersebut dia atas. Untuk itu, antisipasi harus segera kita lakukan sedini mungkin.

 

Di negeri kita tercinta ini, penulis yakin banyak terdapat programmer komputer yang handal dan jenius. Alangkah baiknya diadakan proyek bersama (pemerintah dan swasta) untuk bekerjasama menciptakan sebuah “program anti situs porno” yang mekasinme kerjanya seperti program anti virus dan digunakan di setiap internet service provider yang beroperasi di seluruh negeri, sehingga jika internet telah bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, efek negatif ini bisa diatasi.

 

Selain itu, pemerintah perlu segera membuat Undang-Undang (UU) Cyber Crime dan segera memberlakukannya guna mencegah kejahatan dunia maya, misalnya pembobolan kartu kredit dan hecker melalui internet. Menurut pengamat multimedia, Roy Suryo, tahun lalu Indonesia menempati urutan keempat dalam kejahatan dunia internet, data ini berdasarkan hasil penelitian dari dewan riset internasional (Cybermq.com, 27 Novembar 2006).

 

Jika komponen-komponen pengamanan ini sudah direalisasikan, maka tidak ada kekhawatiran lagi untuk menyosialisasikan dan “membumikan” internet kepada masyarakat secara menyeluruh dengan akses yang cepat, mudah, dan murah meriah.

 

New

Kemajuan teknologi informasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan internet pada hakikatnya telah memunculkan dua hal yang kontras. Ibarat pedang bermata dua, di satu sisi, internet berperan signifikan bagi perkembangan masyarakat, baik secara ekonomis maupun sosiologis. Di sisi lain, internet juga telah memicu maraknya pornografi, pelanggaran hak cipta, dan berbagai transaksi ilegal berbasis internet lainnya.

 

Namun harus diakui, internet juga telah mendorong akselerasi perekonomian di berbagai belahan dunia. Ini dimungkinkan karena secara fungsional (lewat program e-government, e-procurement, e-commerce, dan berbagai aplikasinya), internet dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas kegiatan perekonomian dan pemerintahan.

Internet memang merupakan kemajuan peradaban manusia yang fenomenal. Dengan internet, aktivitas manusia sekarang sudah tidak bisa dibatasi dengan ruang dan waktu. Segala bentuk informasi yang disampaikan lewat internet  dapat diakses di mana saja, kapan saja, dan oleh siapa saja. Lebih dari itu, teknologi internet juga terbebas dari berbagai birokrasi atau pembatas.

 

Tak pelak lagi, dengan keunggulan seperti itu internet pun akhirnya menjelma menjadi media yang sangat efektif dalam menunjang pembentukan sebuah komunitas. Dengan kata lain, perkembangan internet lambat laun bukan lagi sekadar tren, melainkan telah berubah menjadi suatu kebutuhan.

 

Sebuah studi dari Pew Internet & American Life Project juga memperkirakan bahwa kemajuan teknologi informasi (internet) akan berdampak signifikan terhadap perubahan sosial, politik dan ekonomi di masa mendatang. Temuan ini merupakan hasil riset terhadap 742 responden melalui internet, yang melibatkan berbagai praktisi internet, pengamat, konsultan, lembaga pusat informasi serta jurnalis yang sudah terkenal. Di antara mereka ada Yahoo, France Telecom, International Telecommunication Union (ITU), Qualcomm, Harvard University, CNN, Adobe Systems, Forrester Research, dan Singapore Internet Research.

 

Pandangan mereka tentang dampak internet terhadap kehidupan sosial, politik dan ekonomi di tahun 2020 nanti memang beragam. Namun, umumnya mereka setuju bahwa teknologi itu akan berkembang. Pandangan mereka mengenai kemajuan teknologi ini merupakan jawaban dari tujuh skenario yang disusun Pew Internet & American Life Project tentang dampak perkembangan internet di masa mendatang.

 

 

 

 

  • Prioritas pengembangan

Di masa datang, membangun kapasitas jaringan dan menyalurkan pengetahuan tentang teknologi untuk membantu mereka yang belum memakai jaringan adalah dua hal yang menjadi prioritas mereka. Hal ini dikemukakan oleh 78% responden tentang prioritas mereka dalam pengembangan dana dan waktu di masa depan dalam kaitannya dengan jaringan internet.

 

  • Cyberspace

Apa itu Cyberspace?

Kita sering mendengar kata cyberspace, tapi kita tidak tahu apa arti kata cyberspace itu. Disini saya akan sedikit menjelaskannya. Cyberspace berakar dari kata latin Kubernan yang artinya menguasai atau menjangkau. Sedangkan kata Cyberspace pertama kali digunakan oleh William Gibson dalam novel fantasi ilmiahnya Neuromancer yang terbit pada tahun 1984. Menurutnya dalam Neuromancer pada halaman 69 :

 

Cyberspace. A consensual hallucination experienced daily by billions of legitimate operators, in every nation, by children being taught mathematical concepts… A graphic representation of data abstracted from banks of every computer in the human system. Unthinkable complexity. Lines of light ranged in the nonspace of the mind, clusters and constellations of data. Like city lights, receding, .

 

Dia juga menggambarkan Meatspace dan Cyberspace sperti koin uang logam. Meatspace sebagai dunia nyata dan Cyberspace sebagai dunia maya sehingga keduanya tidak bisa dipisahkan. Kata ini sendiri dipopulerkan oleh Bruce Sterling dan John Perry Barlow.

 

Cyberspace secara de facto diangggap sebagai jejaring Internet, kemudian World Wide Web. Sehingga saat ini kita berasumsi Cyberspace sama dengan internet. For other uses, see Cyberspace (disambiguation).


Cyberspace
is the electronic medium of computer networks, in which online communication takes place.[1]

The term “cyberspace” was first used by the cyberpunk science fiction author William Gibson,[2] though the concept was described somewhat earlier, for example in the Vernor Vinge short story “True Names,” and even earlier in John M. Ford’s novel, Web of Angels. Widely used since, it has been criticized by its inventor, as Gibson himself would later describe it as an “evocative and essentially meaningless” buzzword that could serve as a cipher for all of his “cybernetic musings”.[2] The first component of the term comes from “cybernetics“, which is derived from the Greek κυβερνήτης (kybernētēs, steersman, governor, pilot, or rudder), a word introduced by Norbert Wiener for his pioneering work in electronic communication and control science.

Now ubiquitous, in current usage the term “cyberspace” stands for the global network of interdependent information technology infrastructures, telecommunications networks and computer processing systems. As a social experience, individuals can interact, exchange ideas, share information, provide social support, conduct business, direct actions, create artistic media, play games, engage in political discussion, and so on, using this global network. The term has become a conventional means to describe anything associated with the Internet and the diverse Internet culture. The United States government recognizes the interconnected information technology and the interdependent network of information technology infrastructures operating across this medium as part of the US National Critical Infrastructure.[3]

According to Chip Morningstar and F. Randall Farmer, cyberspace is defined more by the social interactions involved rather than its technical implementation.[4] In their view, the computational medium in cyberspace is an augmentation of the communication channel between real people; the core characteristic of cyberspace is that it offers an environment that consists of many participants with the ability to affect and influence each other. They derive this concept from the observation that people seek richness, complexity, and depth within a virtual world.

Origins of the term

The word “cyberspace” (from cybernetics and space) was coined by science fiction novelist and seminal cyberpunk author William Gibson in his 1982 story “Burning Chrome” and popularized by his 1984 novel Neuromancer.[5][6] The portion of Neuromancer cited in this respect is usually the following:[7]

Cyberspace. A consensual hallucination experienced daily by billions of legitimate operators, in every nation, by children being taught mathematical concepts… A graphic representation of data abstracted from the banks of every computer in the human system. Unthinkable complexity. Lines of light ranged in the nonspace of the mind, clusters and constellations of data. Like city lights, receding.

Gibson later commented on the origin of the term in the 2000 documentary No Maps for These Territories:

All I knew about the word “cyberspace” when I coined it, was that it seemed like an effective buzzword. It seemed evocative and essentially meaningless. It was suggestive of something, but had no real semantic meaning, even for me, as I saw it emerge on the page.

Metaphorical

The metaphor used to describe the “sense of a social setting that exists purely within a space of representation and communication . . . it exists entirely within a computer space, distributed across increasingly complex and fluid networks.” (Slater 2002, 355) The term “Cyberspace” started to become a de facto synonym for the internet, and later the World Wide Web, during the 1990s, especially in academic circles[8] and activist communities. Author Bruce Sterling, who popularized this meaning,[9] credits John Perry Barlow as the first to use it to refer to “the present-day nexus of computer and telecommunications networks.” Barlow describes it thus in his essay to announce the formation of the Electronic Frontier Foundation (note the spatial metaphor) in June, 1990:[10]

In this silent world, all conversation is typed. To enter it, one forsakes both body and place and becomes a thing of words alone. You can see what your neighbors are saying (or recently said), but not what either they or their physical surroundings look like. Town meetings are continuous and discussions rage on everything from sexual kinks to depreciation schedules. Whether by one telephonic tendril or millions, they are all connected to one another. Collectively, they form what their inhabitants call the Net. It extends across that immense region of electron states, microwaves, magnetic fields, light pulses and thought which sci-fi writer William Gibson named Cyberspace.

—John Perry Barlow, “Crime and Puzzlement,” 1990-06-08

As Barlow, and the EFF, continued public education efforts to promote the idea of “digital rights“, the term was increasingly used during the internet boom of the late 1990s.

Virtual environments

Although the present-day, loose use of the term “cyberspace” no longer implies or suggests immersion in a virtual reality, current technology allows the integration of a number of capabilities (sensors, signals, connections, transmissions, processors, and controllers) sufficient to generate a virtual interactive experience that is accessible regardless of a geographic location.

In 1989, Autodesk, an American multinational corporation that focuses on 2D and 3D design software, developed a virtual design system called Cyberspace.[11]

Cyberspace as an internet metaphor

While cyberspace should not be confused with the Internet, the term is often used to refer to objects and identities that exist largely within the communication network itself, so that a Website, for example, might be metaphorically said to “exist in cyberspace.” According to this interpretation, events taking place on the internet are not happening in the locations where participants or servers are physically located, but “in cyberspace”.

Firstly, cyberspace describes the flow of digital data through the network of interconnected computers: it is at once not “real”, since one could not spatially locate it as a tangible object, and clearly “real” in its effects. Secondly, cyberspace is the site of computer-mediated communication (CMC), in which online relationships and alternative forms of online identity were enacted, raising important questions about the social psychology of internet use, the relationship between “online” and “offline” forms of life and interaction, and the relationship between the “real” and the virtual. Cyberspace draws attention to remediation of culture through new media technologies: it is not just a communication tool but a social destination, and is culturally significant in its own right. Finally, cyberspace can be seen as providing new opportunities to reshape society and culture through “hidden” identities, or it can be seen as borderless communication and culture.[12]

Cyberspace is the “place” where a telephone conversation appears to occur. Not inside your actual phone, the plastic device on your desk. Not inside the other person’s phone, in some other city. The place between the phones. […] in the past twenty years, this electrical “space,” which was once thin and dark and one-dimensional—little more than a narrow speaking-tube, stretching from phone to phone—has flung itself open like a gigantic jack-in-the-box. Light has flooded upon it, the eerie light of the glowing computer screen. This dark electric netherworld has become a vast flowering electronic landscape. Since the 1960s, the world of the telephone has cross-bred itself with computers and television, and though there is still no substance to cyberspace, nothing you can handle, it has a strange kind of physicality now. It makes good sense today to talk of cyberspace as a place all its own.

Bruce Sterling, Introduction to The Hacker Crackdown

The “space” in cyberspace has more in common with the abstract, mathematical meanings of the term (see space) than physical space. It does not have the duality of positive and negative volume (while in physical space for example a room has the negative volume of usable space delineated by positive volume of walls, internet users cannot enter the screen and explore the unknown part of the internet as an extension of the space they are in), but spatial meaning can be attributed to the relationship between different pages (of books as well as webservers), considering the unturned pages to be somewhere “out there.” The concept of cyberspace therefore refers not to the content being presented to the surfer, but rather to the possibility of surfing among different sites, with feedback loops between the user and the rest of the system creating the potential to always encounter something unknown or unexpected.

Videogames differ from text-based communication in that on-screen images are meant to be figures that actually occupy a space and the animation shows the movement of those figures. Images are supposed to form the positive volume that delineates the empty space. A game adopts the cyberspace metaphor by engaging more players in the game, and then figuratively representing them on the screen as avatars. Games do not have to stop at the avatar-player level, but current implementations aiming for more immersive playing space (i.e. Laser tag) take the form of augmented reality rather than cyberspace, fully immersive virtual realities remaining impractical.

Although the more radical consequences of the global communication network predicted by some cyberspace proponents (i.e. the diminishing of state influence envisioned by John Perry Barlow[13]) failed to materialize and the word lost some of its novelty appeal, it remains current as of 2006.[3][14]

Some virtual communities explicitly refer to the concept of cyberspace, for example Linden Lab calling their customers “Residents” of Second Life, while all such communities can be positioned “in cyberspace” for explanatory and comparative purposes (as did Sterling in The Hacker Crackdown, followed by many journalists), integrating the metaphor into a wider cyber-culture.

The metaphor has been useful in helping a new generation of thought leaders to reason through new military strategies around the world, led largely by the US Department of Defense (DoD).[15] The use of cyberspace as a metaphor has had its limits, however, especially in areas where the metaphor becomes confused with physical infrastructure. It has also been critiqued as being unhelpful for falsely employing a spatial metaphor to describe what is inherently a network.[16]

Popular culture examples

  • The anime Digimon is set in a variant of the cyberspace concept called the “Digital World”. The Digital World is a parallel universe made up of data from the internet. Similar to cyberspace, except that people could physically enter this world instead of merely using a computer.
  • The CGI series, ReBoot, takes place entirely inside cyberspace, which is composed of two worlds: the Net and the Web.
  • In the film Tron, a programmer was physically transferred to the program world, where programs were personalities, resembling the forms of their creators.
  • In the film Virtuosity a program encapsulating a super-criminal within a virtual world simulation escapes into the “real world”.
  • In the novel Simulacron-3 the author Daniel F. Galouye explores multiple levels of “reality” represented by the multiple levels of computer simulation involved.
  • The idea of “the matrix” in the film The Matrix resembles a complex form of cyberspace where people are “jacked in” from birth and do not know that the reality they experience is virtual

 

 

  • Masalah Internet

Permasalahan Connecting Jaringan Internet Dan Solusinya

 

Ada banyak jenis masalah jaringan yang dapat menyebabkan gangguan pada sebuah komputer, gangguan jaringan local, sampai gangguan pada koneksi jaringan global.

 

  1. Masalah jaringan karena kegagalan kabel jaringan.

Yang ini merupakan masalah jaringan yang umum kita temui akibat putusnya kabel jaringan yang bisa mempengaruhi kinerja sebuah komputer dalam jaringan karena putusnya kabel patch anda karena digigit tikus; masalah jaringan yang berdampak pada satu blok gedung karena putusnya kabel antar switch (uplink cable); atau bahkan berdampak pada sebagian besar komputer dalam jaringan lan anda karena kegagalan backbone cable.

 

  1. Masalah jaringan karena kegagalan piranti jaringan.

Skala gangguan akibat dari kegagalan piranti jaringan juga bisa bervariasi, dari hanya sebuah komputer karena kegagalan NIC – lan card; beberapa komputer karena kegagalan switch; atau bahkan berskala luas karena kegagalan pada switch central yang menghubungkan jaringan server. Untuk kegagalan lan card di salah satu komputer bisa diganti dengan network card cadangan anda.

 

  1. Masalah jaringan karena kegagalan system.

Kegagalan system bisa saja karena ada masalah dengan DHCP server anda sehingga clients tidak menerima IP address. Atau bisa saja karena ada masalah dengan system Directory Services anda sehingga clients tidak bisa logon ke jaringan.Atau bisa saja karena ada masalah dengan register nama pada system DNS anda.

  1. Masalah jaringan karena ledakan virus.

Jenis ini juga merupakan masalah jaringan yang bukan karena kegagalan infrastruktur jaringan fisik, akan tetapi system jaringan anda akan kebanjiran traffic dari pengaruh virus yang menyerang system server dan menulari ke semua komputer dalam jaringan anda. Kinerja dari system jaringan anda akan menjadi sangat pelan sekali bahkan boleh dibilang ambruk. Apa yang bisa anda lakukan dengan serangan virus ini adalah menerapkan best practice security policy, pertahanan system anda harus kebal sekali.

  1. Masalah Koneksi putus-putus.

Penyebab      :  Kualitas Jaringan telepon menurun, suara telepon kemrosok

atau ada dengung.

Solusi           :  –   Cek perkabelan rumah (dari KTB sampai Modem).

–      Jika masih coba lapor ke kantor TELKOM terdekat.

 

 

 

  1. Masalah Koneksi Lambat.

Penyebab      :  Banyaknya PC yang disharing.

Aktifitas Client-client PC yang Download atau Upload Malware (Virus, Trojan, Spyware) yang menghabiskan Bandwidth anda Kondisi PC yang Memang Lambat.

Solusi           :  Gunakan Bandwidth management Gunakan antivirus atau

anti Spyware. Masalahnya terdapat pada Network       Connection dimana nomer IP, Gateway dllnya nge-blank, padahal sudah di setting manual, Status jaringan connected dan masih bisa mengakses data jaringan via IPX/SPX/NetBIOS, tapi nomer IP nya tidak dapat maka akses internet tetap mati.

Solusi : Error 1068 : The dependency service or group failed to start. DHCP Client Service pada Windows XP tergantung pada tiga komponen berikut: * AFD * NetBios over Tcpip * TCP/IP Protocol Driver Jika salah satu dari driver diatas gagal jalan, maka DHCP Client Service akan gagal jalan / not start.

 

Langkah I

Pastikan bahwa ketiga file driver diatas ada pada tempatnya Buka Windows Explorer arahkan ke folder %Windir%\System32\Drivers. Pastikan file-file dibawah ini ada di folder tersebut: * afd.sys * tcpip.sys * netbt.sys

Jika satu atau beberapa dari file-file diatas hilang \ tidak ada, extrakkan dari Windows XP CD-ROM atau dari folder ServicePackFiles\i386. —> Yang saya lakukan adalah mengkopikan dari komputer lain yang Windows XP-nya masih OK.

 

 

 

Langkah II

Direstart Simple TCP/IP dah jalan normal dan sambungan internet.

  1. Masalah Koneksi lambat

Solusi       :    Menambah Kecepatan Koneksi Internet Menambah kecepatan akses internet sangat diinginkan para pengguna internet. Ada banyak cara digunakan untuk menambah kecepatan akses koneksi internet, dari cara simpel menonaktifkan loading gambar pada browser hingga penggunaan software tertentu.

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

Berners-Lee Timhoty,Tahun 1989.

Ibrahim RMS, Adisoemarta Suryono, Ihsan Muhammad, Soebiakto Robby

Putu, Siregar Firman, Indrayanto Adi, dan W Purbo Onno, Jakarta-24-Juni-1988.

 

Sanjaya-1994.

Laudon dan Laudon, 2000.

Khan Robert dan Cref  Vinton, 1974.

Wongso Andrie -31-Januari, 1997.

Cybermq.com-27-November, 2006.

Gibson Wiliam, 1984.

Sterling Bruce dan Perry Barlow Jhon

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s